Harga Sembako Naik, Lazismu Jabar Gelar Tebus Murah 500 Paket Cuma Rp50 Ribu

BANDUNG – Lazismu Jawa Barat menyalurkan 500 paket sembako murah bagi warga kurang mampu lewat Program Fidyah 500 Sembako. Kegiatan berlangsung pada Kamis (15/10/2026) di Kantor Lazismu Jawa Barat, Jalan Sancang No. 6, Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

Program ini digelar di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, ada 500 paket untuk 500 penerima manfaat. Setiap paket berisi 3 kilogram beras, 1 kilogram terigu, 1 liter minyak goreng, 2 bungkus mi instan, dan 1 kaleng Rendangmu. Warga dapat menebusnya hanya dengan Rp50.000.

Berangkat dari Kenaikan Harga

Anas Khoirudin, S.Ap., dari bagian Pendistribusian dan Layanan Mustahik Lazismu Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi kondisi warga dan harga sembako yang terus naik.

“Melihat antusiasme dan kondisi warga sekitar dan melihat update perkembangan harga sembako yang naik pesat. Alhamdulillah Lazismu menggagas untuk adakan paket tebus murah ini,” ujar Anas.

Ia menegaskan, program ini ditujukan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. “Alasannya untuk membantu warga yang memang kurang mampu dan di bawah garis kemiskinan agar bisa dapat membeli paket sembako dengan harga yang lebih murah, bisa dibilang itu infak sih,” tambahnya.

Menurut Anas, masyarakat menyambut program ini dengan baik sejak awal. “Untuk respon dari masyarakat alhamdulillah bukan dari tahap 1 dan 2 saja, dari awal memang sangat-sangat mengapresiasi, sangat mendukung juga pelaksanaan paket sembako ini, karena memang mereka juga merasa terdampak dan terbantu juga dengan adanya program sembako murah ini,” katanya.

Dirasakan Langsung oleh Warga

Manfaat program ini dirasakan oleh warga dari berbagai kalangan. Uu Subandi, seorang pengemudi ojek online, mengaku sudah dua kali mengikuti bazar tebus murah Lazismu.

“Membantu sekali, sangat membantu,” kata Uu.

Uu berharap isi paket pada kegiatan berikutnya bisa bertambah tanpa menaikkan harga. “Besar kemungkinan ada tambahan lagi seperti item-itemnya, tetapi harganya tetap lebih murah, lebih hemat, tapi itemnya ada tambahan lagi,” ujarnya.

Penerima manfaat lain, Mulya Nugraha, yang berprofesi sebagai guru, menilai program ini sangat membantu keluarga berpenghasilan terbatas.

“Bagus ya, cukup bagus dan membantu untuk yang mungkin berpenghasilannya kurang ya. Apalagi bagi kita seorang guru ya, gajinya mungkin pas-pasan, jadi adanya program ini sangat membantu perekonomian keluarga,” kata Mulya.

Harapan Jangkauan Diperluas

Mulya berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga. “Semoga kegiatannya tetap berjalan, tetap ada gitu ya, dan bila perlu diperluas lagi mungkin jangkauannya ya, nggak hanya sebatas di sini aja yang deket-deket,” ucapnya.

Ia mengatakan masih banyak tetangganya yang membutuhkan, tetapi kemampuannya menyebarkan informasi terbatas. “Kalau di hitung-hitung banyak sekali tetangga saya membutuhkan program ini, cuma saya juga untuk ngasih infonya terlalu terbatas, nggak bisa semuanya saya kasih tahu. Nah, kalau bisa disosialisasikan lagi lebih luas lagi,” katanya.

Masukan dari penerima manfaat ini menjadi catatan penting agar program sembako murah Lazismu Jawa Barat bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *