
Bayangkan jika satu-satunya masjid di kampungmu sudah lapuk dimakan usia. Atap seng berkarat yang bocor, papan kayu rapuh yang berderit saat diinjak, hingga jamaah shalat khusyuk dengan rasa was-was ketika hujan dan angin kencang datang.
Itulah yang dialami warga Kampung Legok Nyenang, Desa Ciseeng, Bogor. Masjid Al-Ikhlas, yang dibangun pada tahun 2010, masih berdiri dengan material kayu seadanya. Ukurannya kecil, hanya mampu menampung sekitar 50 jamaah. Hingga kini, masjid ini belum pernah direnovasi besar—hanya mengganti papan yang rusak sekadarnya.

Lebih dari 70 kepala keluarga, mayoritas petani dengan penghasilan pas-pasan, setiap hari beribadah di masjid kayu yang hampir roboh ini. Mereka tetap berusaha menjaga semangat ibadah, meski harus shalat Jumat, tarawih, dan mengaji anak-anak di masjid yang kondisi bangunannya sangat mengkhawatirkan.
Namun, biaya renovasi yang besar membuat mereka tak sanggup memperbaiki sendiri. Bahkan kebutuhan harian untuk kegiatan masjid dan ustadz pun masih bergantung pada iuran warga.

Sahabat dermawan, inilah kesempatan bagi kita untuk ikut membangun rumah Allah di pelosok Bogor. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Sedekah yang kita berikan untuk pembangunan masjid akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir, bahkan ketika kita telah tiada.
Mari bersama-sama membantu warga Kampung Legok Nyenang agar memiliki masjid yang kokoh, aman, dan nyaman untuk beribadah.
Satu amal, pahala tak terputus. Mari wujudkan Masjid Al-Ikhlas yang layak...
Klik tombol Donasi Sekarang, dan jadikan sedekah kita sebagai investasi akhirat.!
![]()
Belum ada Fundraiser