You are currently viewing DAM Haji Dialihkan ke Tanah Air, Muhammadiyah dan Lazismu Tawarkan Solusi Kurban Lebih Merata

DAM Haji Dialihkan ke Tanah Air, Muhammadiyah dan Lazismu Tawarkan Solusi Kurban Lebih Merata

 

Bandung, Kabar Lazismu Jabar – Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah bersama Lazismu membahas pengelolaan DAM Haji agar manfaatnya bisa lebih dirasakan masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam kajian yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir, Muhammadiyah mengeluarkan pandangan bahwa penyembelihan DAM Haji diperbolehkan dilakukan di tanah air. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih luas, seperti membantu masyarakat miskin, meningkatkan akses gizi, dan memperluas manfaat distribusi daging.

Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah, selama ini penyembelihan DAM dalam jumlah besar di Arab Saudi memiliki tantangan, mulai dari limbah lingkungan hingga distribusi manfaat yang belum optimal. Sementara di Indonesia masih banyak masyarakat yang membutuhkan asupan protein hewani, terutama di daerah pelosok dan wilayah dengan tingkat konsumsi daging yang rendah.

Lazismu juga menilai distribusi kurban dan DAM perlu diarahkan ke daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan. Selama ini, distribusi daging kurban masih banyak terkonsentrasi di wilayah perkotaan, sedangkan sebagian masyarakat di pelosok bahkan belum pernah merasakan pembagian daging kurban secara langsung.

Melalui program Qurbanmu Bahagiakan Sesama, Lazismu berupaya menghadirkan distribusi daging yang lebih merata hingga ke daerah terpencil, kawasan terdampak bencana, dan wilayah dengan tingkat konsumsi protein rendah.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga menjadi solusi sosial untuk membantu pemerataan gizi masyarakat Indonesia.

Semoga ikhtiar bersama ini dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas serta memperkuat semangat kepedulian dan berbagi kepada sesama. 🤍

Leave a Reply